Monday, November 7, 2011

Telkomsel Semakin PAYAH Semakin BUSUK

Telkomsel Semakin Payah Semakin BUSUK

Sangat merugikan dan penipu inilah ciri khas dari telkomsel. Bulan lalu saya mendapati masalah dengan kedua kartu telkomsel yang saya gunakan ( AS & Simpati ) jaringan internet saya tiba tiba terputus saat itu, Tepatnya tanggal 17-10-2011. Kejadiannya bermula saat saya memulai aktivitas menjadi pocong malam hari. Di saat mengupload file untuk bahan artikel blog ini, tiba tiba saja jaringan internet saya terputus dan tak dapat menyambungkan kembali. Saat itu kesal sekali hati ini, lalu saya mencoba untuk menggunakan sim card simpati yang saya miliki. allhamdulillah tersambung ke internet. segara kartu itu saya isi ulang pulsanya sebesar 60 ribu guna untuk membeli paket Midnight Flash telkomsel 50 Ribu sebulan. Dannn traraannngg... apa yang terjadi sungguh membakar emosi saya. Kartu simpati yang saya miliki ternyata tidak dapat terkoneksikan ke internet. hal ini berlanjut terus sampai saat artikel ini saya buat. hari ke 5 setelah mendapati masalah ini, saya mencoba untuk menelp 116 guna mendapatkan jalan keluar dari masalah yang saya alami, karena hal ganjil ini hanya menimpa saya sendiri haha.. dalam kurun waktu 4 hari, sudah 7x saya menelp ke 116 dan jawaban yang di berikan sungguh sangat membodohkan. Pertanyaan yang sama terus saja di lontarkan para CS telkomsel kepada saya, kartunya sudah di registrasi pak ? sudah di aktifkan GPRS.nya ? sudah di setting jalur aksesnya ? itulah pertanyaan yang selalu keluar dari mulut CS telkomsel yang berbicara dengan saya saat itu. jika saya menjawab sudah mbak bla bla bla maka pertanyaan berikutnya adalah BAGAIMANA ? bapak aktivasi GPRS.nya bagaimana ? bapak aktivasi layanan 3G.nya bagaimana ? cara bapak membeli paketnya bagaimanan ? bisakah anda bayangkan. pertanyaan itu terus di ulang setiap kali saya menelpon ke 116. hari ke 11 kartu AS yang saya miliki langsung saya buang setelah pulsa yang ada di dalamnya habis dan hanya meninggalkan Kuota sebesar 158 MB Flash Unlimited dan 241 MB Midnight. saya mencoba menelpon kembali ke 116 dengan kartu simpati yang saya miliki. Alasan yang membuat saya kembali menelpon ke 116 adalah untuk mempertanyakan bagaimana nasib KUOTA FUN NIGHT yang sudah saya beli tetapi tidak dapat saya nikmati. Yah bisa anda bayangkan sendiri bukan, pulsa segitu banyak ludes tanpa memberikan balasan apapun. bahkan 1Kb pun tidak saya dapatkan dari paket FUN NIGHT yang saya ambil. hari ke 11 saya menelpon dan seperti biasa pertanyaan pembodohan itu kembali saya dengar, saat itu itu kebetulan pulsa yang saya miliki dari 12 ribu rupiah tersisa 3000an rupiah karena sebagian sudah saya gunakan untuk SMS dan nelpon. Di sini kembali saya berdebat dengan CS telkomsel yang melayani keluhan saya. setelah bercerita panjang lebar dia berkata "BEGINI YA BAPAK, UNTUK INTERNET DI BUTUHKAN PULSA MINIMAL 5 RIBU RUPIAH bla bla bla"
Kembali saya jelaskan dengan sabar kalau sebelumnya pulsa saya 12 ribu, tetapi tetap saja tidak dapat di gunakan untuk berinternet. kembali perdebatan terjadi karena bak sebuah robot sang CS terus saja meminta saya untuk mengisi pulsa dulu ( untuk apa di isi kalau selama 11 hari saya mengalami masalah dengan sim card yang saya miliki ) dikiranya saya orang kaya raya yang mempunyai perusahaan minyak di mana mana apa :-D
Akhir kata dari perdebatan itu ( karena CSnya masih saja ngotot dengan kepintarannya ) saya akhiri telp malam hari itu dengan kata TAI.
Dan malam ini artikel kekesalan akhirnya saya buat karena, tadi sore saya mencoba membeli perdana telkomsel lagi. dan dapat berinternet lagi. tetapi sayangnya setelah saya mendaftar Paket MIDNIGHT FLASH TELKOMSEL, Masalah internet saya kembali menghampiri.

AKHIR KATA SAYA BERHARAP SEMOGA TELKOMSEL DAPAT MEMPERBAIKI KUALITAS PELAYANANNYA, JANGAN HANYA IKLAN OMONG KOSONG YANG HANYA MENIPU RAKYAT DI PERBANYAK, TETAPI KUALITAS JARINGAN DAN PELAYANANNYA SANGAT BURUKKKKKK BERBEDA DENGAN YANG DI PROMOSIKAN IKLAN IKLAN TELKOMSEL. DAN YANG TERPENTING, AJARILAH COSTUMER SERVICE YANG ADA UNTUK LEBIH KREATIF DALAM MENANGGAPI KELUHAN PELANGGAN
JANGAN HANYA MELIHAT KE DALAM KONSEP APAKAH SUDAH DAN BAGAIMAN CARANYA.

No comments:

Post a Comment